Justru Pada Akhir Tahun

oleh: Rendra

Bermukimlah di peti mati dan jangan menatap lagi
aku terpaksa berkhianat dan cintamu jadi siksa
keengganan-kehilangan jadi ketakutan bangsawan
sangsi yang ini mendorong ingin segala punya
dan jadilah hatiku asing pada pangkalan dan persinggahan

Berilah aku kenikmatan atau keedanan dan bukan cinta
cinta memang kudamba tapi jadi asing di dekatnya
begitu agung ia, mungkin tak kukenal bila singgah di dada
dan oleh luka tak kupercaya lagi kehadirannya

Terkutuklah saat-saat aku sadari diri begini
tampak seolah tindakku berbunga dosa
tindak yang di sisi hatiku sungguh bening
(percayalah! matamu 'kan mengutuk segala dusta)

Tolonglah memupus lari sangsiku
(demi cintamu yang tidak waras kepadaku!)
Pendamlah cintamu dalam perbuatan edan
atau sekali-kali berkhianatlah kepadaku
atau bermukimlah di peti mati dan jangan nangis lagi
atau bunuh aku dengan tikaman mesra duka cinta
dan segalanya akan pupus begitu
bukankah itu mesra, sayangku?

*dikutip dari Rendra, Empat Kumpulan Sajak, Pustaka Jaya, Cet. ketujuh, 1994.

8 komentar:



The Dexter mengatakan...

Wah, catatan bang rendra.
Mana catatanmu bu?

The Dexter mengatakan...

wahahaha asem dibilang mbah..

tito mengatakan...

baca dulu puisi om rendra... :)

dofollow ya ma, intinya sih sbg penghargaan bwt yg kasi komen, plus hadiah backlink bwt yg komen jg (itu jg kalo PR nya udh bgs ky mama ini ^_^ ).

setiap komen yg masuk ga akan dianggap sbg komen tp dianggap sbg postingan jg. bedanya antara dofollow dan nofollow pd code html nya "rel=dofollow" atau "rel="nofollow" dalam alamat url pemberi komen.

memang ada sedikit kekhawatiran bahwa dofollow bisa menurunkan PR. demikian dr yg sy baca2 :)

panjang jg sih ma penjelasannya kalo disini, bisa2 sepanjang cerpen hehe... segitu aja dulu ya ma, tnx. :)

Echa mengatakan...

@ mas Tito makasih penjelasannya, besok2 saya mampir lagi yah :)
@ Dexter, weh simbah nesuuu :)

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

bagus ya...memang Rendra gak ada duanya deh.

J O N K mengatakan...

rendra memang bagus banget puisinya bu ... waduh jadi agak merinding kalau bacanya .. :)

Marianus mengatakan...

Rendra....

bagus al haqq mengatakan...

besok-besok chairil anwar juga masuk dong...